Skip to content
  • Home
  • Agama
  • Bisnis
  • Desa
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Iptek
  • Sosial Budaya
  • Medik.TV
  • Jadwal Cinepolis
info ketapang

Terpercaya dan Terdepan

  • Agama
  • Info Ketapang
  • Nasional

Rakoor Stunting, Syafi’ie: Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Memiliki Peran Strategis Mengatasi Stunting

Admin 04/09/2024

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X

Ketapang, InfoKetapang – Mengatasi masalah stunting adalah tanggung jawab bersama semua elemen, diantaranya adalah para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Maka Tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran yang sangat penting dan strategis mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan stunting.

Hal itu dikatakan Kepala KUA Kecamatan Benua H. M. Syafi’ie Huddin, S.Ag. saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak yang diadakan oleh Bagian Kesra Setda Ketapang Tahun 2024, di Borneo Emerald Hotel, Selasa (3/9/2024).

Materi yang dipaparkan Syafi’ie pada Rakor itu adalah Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah Terhadap Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Ketapang.

“Perlu sinergitas mengatasi prevalensi stunting. Masalah stanting tidak cukup hanya diatasi para kader pos yandu, puskesmas atau PLKB. Tapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, ormas, OKP, KUA, penyuluh, majelis adat, dan lain-lainnya,” papar Syafi’ie.

Lebih lanjut pria ini menjelaskan, bahwa menyelesaikan persoalan stunting tidak cukup diselesaikan diberbagai pertemuan resmi seperti rapat-rapat, seminar dan sejenisnya, tapi perlu tindak lanjut yang kongkrit bersama-sama untuk mengatasinya.

Tokoh agama menurut Syafi’ie memiliki peran penting dan strategis mengatasi stunting. Mereka adalah sumber informasi dan pendidik ummat. Selain memberikan pencerahan dalam bidang agama, mereka juga menyampaikan pengetahuan tentang kesehatan, pendidikan, dan rumah tangga.

Sama seperti tokoh agama, tokoh masyarakat juga memiliki peran sebagai pendidik. Melalui berbagai forum seperti
pengajian rutin, pengajian tematik, dan media sosial, mereka menyampaikan pesan-pesan kesehatan dan pengetahuan kepada masyarakat.

“Dalam hal pencegahan stunting, tokoh agama maupun tokoh masyarakat dapat
bisa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan ibu dan anak,” ujar Syafi’ie, Ketua Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Ketapang.

Syafi’ie juga mengatakan, tokoh agama dan tokoh masyarakat juga dapat menjadi penggerak untuk mengubah perilaku masyarakat. Misalnya, mereka dapat mendorong penerapan hidup bersih dan memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga usia dua tahun untuk mencegah stunting.

Baca juga  Wabup Farhan, Ucapkan Terimakasih Kepada Paskibraka Sudah Bertugas Dengan Baik

Selain itu, tokoh agama maupun tokoh masyarakat menjadi teladan baik dan berdakwah bil hal. Sikap dan perilaku mereka dapat memengaruhi orang lain. Oleh karena itu, mereka harus mempraktikkan pola hidup sehat dan memberikan teladan positif (uswatun hasanah).

Oleh karena itu saran Syafi’ie, dalam mengatasi prevalensi stunting di Kabupaten Ketapang, Pemerintah Daerah dapat bekerjasama, seperti dengan Kementerian Agama Ketapang. Di kemenag itu ada Kantor Urusan Agama kecamatan. Kemudian ratusan Penyuluh Non PNS agama Islam, Kristen, Katholik, Budha dan lainnya tersebar di seluruh kecamatan.

Selain itu, Ormas Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, majelis adat juga kepengurusannya tersebar di seluruh kecamatan, bahkan sampai tingkat desa seperti di NU misalnya. Maka menurut Syafi’ie, mereka itu dipanggil, diberikan bekal pengetahuan stunting.

Pemda juga bisa meminta bantuan kepada Kemenag maupun MUI untuk mengedukasi masyarakat melalui tausiyah keagamaan dan khutbah Jum’at untuk disebarkan keseluruh kecamatan.

Pemda Ketapang bisa berkolaborasi dengan da’i da’iyah, pimpinan majelis taklim. Sehingga mereka bisa mengedukasi stunting dengan materi agama.

“Adakan Gerakan Percepatan Penurunan Stunting dengan mengubah pola pikir masyarakat, kita dapat
menciptakan kesadaran tentang cara mencegah dan menangani stunting. Anggarkan pembiayaan itu oleh pemerintah daerah.” pungkas Syafi’ie.

Pada Rakor ini Syafi’ie menjadi narasumber bersama Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Ketapang Elias Ngiuk, S.Sn. dengan materi Dampak Usia Anak Terhadap Kehidupan Rumah Tangga dan Stunting.

Kegiatan dibuka Bupati Ketapang diwakili Asisten Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Drs. H. Maryadi Asmu’ie, MM. Kegiatan dihadiri 100 peserta terdiri dari tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Delta Pawan dan Benua Kayong.(wb)

Tags: info ketapang kabar ketapang ketapang terkini rakoor stunting

Post navigation

Previous Bupati Martin : Karhutla di Lahan Gambut Berdampak Buruk Bagi Kesehatan
Next Bupati Martin, Sampaikan Pesan Penting Kepada Para Kades, Saat Pembekalan dan Sinkronisasi

Medik.TV Ketapang

Advertorial

Slider Post

Kapolres Ketapang Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Tertib Berlalu Lintas dalam Program Ngopi di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang
Wabup Ketapang Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami’ Al-Huda Teluk Bayur, Sungai Laur
RELINDO Ketapang Salurkan 50 Paket Respira Kit untuk Anak Terdampak Karhutla
Bupati Ketapang Tegaskan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas dalam Penanganan Antrean dan Kelangkaan BBM
Kapolres Ketapang Sambangi FKUB, Perkuat Sinergi Menjaga Kerukunan dan Kondusivitas
FKP Disdukcapil Ketapang Dorong Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan
Lantik 115 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Ketapang : Jabatan Amanah Bukan Hak
PD-DMI Ketapang Masa Bakti 2026–2031 Siapkan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Umat
Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla
Beda Warna Gelar Audisi Borneo Cultural Talent Festival 2026 di Ketapang, Hadirkan Lomba Mewarnai
previous arrow
next arrow

Iklan Full

Office: Jl. Kolonel Sugiono Gg. Kenari No. 2 Delta Pawan Ketapang.

email: blueink@infoketapangnews.com

Subcribe Berita Infoketapang

BlueInk © 2026