Skip to content
info ketapang

Terpercaya dan Terdepan

  • Home
  • Agama
  • Bisnis
  • Desa
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Iptek
  • Sosial Budaya
  • Medik.TV
  • Jadwal Cinepolis
  • Opini

Mereview Stigma Perempuan Tidak Harus Sekolah Tinggi

Admin 12/09/2024 1599439 Views
diana

Penulis : Diana Fauziah
Alumni UIN Walisongo Semarang Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi. Tinggal di Ketapang, Kalbar.

Saat itu penulis bertugas menjadi pengawas silang ruang ANBK jenjang SMP disalah satu sekolah yang berada di Ketapang. Ketika sedang berkeliling, penulis sembari melihat jawaban siswa pada bagian survei. Ada pernyataan bahwa perempuan tidak harus sekolah tinggi, cukup pandai membaca dan memasak. Kemudian siswa tersebut memilih jawaban sangat setuju.

Sangat miris melihat jawaban tersebut di zaman yang sudah berkembang seperti sekarang. Tetapi masih ada yang setuju dengan stigma bahwa perempuan tidak perlu sekolah tinggi. Di Indonesia, stigma pada masyarakat yang beranggapan bahwa laki-laki memiliki derajat yang lebih tinggi dalam hal pendidikan masih sangat kental.

Stigma tersebut biasanya muncul karena pandangan masyarakat jaman dulu menganggap bahwa perempuan hanya bertugas mengurus anak dan suami, sehingga tidak perlu menempuh pendidikan yang tinggi. Akibat dari stigma inilah yang membuat perempuan seakan memiliki batas dalam ruang gerak, sehingga mereka merasa tidak memiliki hak untuk memilih kehidupan yang mereka inginkan.

Di era revolusi industri 4.0 ini, pendidikan menjadi salah satu hal terpenting untuk meningkatkan velue seseorang. Teknologi berkembang sangat pesat sehingga setiap individu dituntut supaya dapat mengikuti perkembangan zaman untuk bertahan hidup. Dan agar dapat mengikuti perkembangan zaman ini tentunya diperlukan bekal berupa pengetahuan dan skill yang didapatkan melalui pendidikan.

Menempuh pendidikan adalah hak bagi semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk mengembangkan diri dan mencapai cita-cita. Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, perempuan bisa meningkatkan kualitas hidupnya dan keluarganya kelak.

Seorang perempuan yang berpendidikan akan berpengaruh terhadap pola pikir dan karakternya sehingga mampu membentengi dirinya dari segala pengaruh buruk. Melalui pendidikan yang layak, perempuan dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengembangkan karier dan mencapai tujuan hidup mereka.

Baca juga  Kafilah Ketapang Masuk Final MTQ XXXIII di Kapuas Hulu

Disisi lain, pendidikan juga dapat membantu meningkatkan kesadaran diri dan kemampuan berpikir kritis yang berguna untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. perempuan yang berpendidikan juga dapat memberikan inspirasi dan contoh yang baik bagi anak-anaknya sehingga mereka akan tumbuh dan berkembang menjadi individu yang sukses dan bahagia.

Walaupun seorang perempuan memilih untuk menjadi ibu rumah tangga dan tidak berkarier, pendidikan yang telah ditempuh sebelumnya tidak akan sia-sia. perempuan yang cerdas akan menyiapkan dirinya untuk segala kemungkinan terburuk yang dapat terjadi. Ketahuilah bawa anak cerdas lahir dari seorang perempuan yang cerdas.

Dari sitgma yang mengatakan bahwa perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi juga dapat memicu ketidakadilan. Akibatnya, banyak perempuan yang tidak bisa mengejar impian mereka karena terhalang oleh pandangan-pandangan yang membatasi kemampuan mereka.

Oleh karena itu, stigma bahwa perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi harus diubah agar tidak memicu ketidakadilan gender, dan perempuan bisa meraih kesuksesan dalam karier dan kehidupan.
Wallahu ‘alam.

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X
Tags: info ketapang kabar ketapang ketapang terkini

Continue Reading

Previous: Kompetisi Bola Voli Kota Juang Tumbang Titi 2024, Resmi dibuka
Next: Hadiri Acara HUT ke-2 Menalau Tarigas, Bupati Ketapang : Menalau Tarigas Telah Berhasil Menjaga Persatuan dan Kesatuan

Medik.TV Ketapang

Advertorial

Slider Post

Pos Kopi Juara Turnamen Futsal Jurnalis Cup Seri XII 2026, Tundukkan Jaya Lestari 6-1 di Final
Polres Ketapang Tegaskan Tindak Tegas Penyelewengan BBM di Tengah Kelangkaan
Pemkab Ketapang Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Percepat Distribusi
Bupati Ketapang Gerak Cepat Tangani Kelangkaan Pertalite, Libatkan Forkopimda dan Seluruh Pengelola SPBU
Wabup Ketapang Jamhuri, Panen Raya Padi di Sungai Awan Kanan, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan
Wabup Ketapang Hadiri Forum TSBLP/CSR Kalbar 2026, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Pembangunan Daerah
LPTQ Ketapang Matangkan Persiapan Kafilah Jelang MTQ XXXIV Kalbar, Targetkan Prestasi Terbaik
Wabup Ketapang Tutup Pagelaran Seni Budaya Melayu Desa Mensubang, Dorong Pelestarian Budaya Jadi Agenda Tahunan
Bupati Ketapang Lantik 98 PNS dan 89 Pejabat Fungsional, Tekankan Pengabdian dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Peringati Hari Berkabung Daerah, Pemkab Ketapang Teguhkan Semangat Kepahlawanan dan Lepas Kontingen KORMI ke Porprov Kalbar
previous arrow
next arrow

Iklan Full

Office: Jl. Kolonel Sugiono Gg. Kenari No. 2 Delta Pawan Ketapang.

email: blueink@infoketapangnews.com

Subcribe Berita Infoketapang

Copyright © All rights reserved | blueink.id