
Ketapang, InfoKetapangNews – Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik beroperasinya rute penerbangan langsung Ketapang–Jakarta yang dilayani maskapai Fly Jaya dan resmi mengudara mulai Senin (22/6/2026). Kehadiran rute baru tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan sektor pendidikan di Kabupaten Ketapang.
Penerbangan yang menghubungkan Bandara Rahadi Oesman Ketapang dengan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta itu diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang memiliki berbagai kepentingan di ibu kota, mulai dari urusan bisnis, pendidikan, pemerintahan hingga kebutuhan perjalanan lainnya.

Apresiasi atas hadirnya layanan penerbangan tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang, Syamsul Islami. Menurutnya, pembukaan rute baru Fly Jaya menjadi kabar baik bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan daya saing daerah.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Fly Jaya yang membuka rute Ketapang–Jakarta. Ini tentu akan sangat membantu masyarakat Ketapang yang memiliki keperluan bisnis, pendidikan, maupun urusan lainnya di Jakarta,” ujar Syamsul.
Ia menilai konektivitas udara memiliki peran penting dalam mempercepat pergerakan orang, barang, dan jasa, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah.
Syamsul juga berharap layanan penerbangan tersebut dapat terus berkembang, baik dari sisi frekuensi penerbangan maupun perluasan jaringan rute ke kota-kota lain yang menjadi tujuan utama masyarakat Ketapang.
Saat ini, Fly Jaya melayani rute Ketapang–Jakarta sebanyak tiga kali dalam sepekan. Namun, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan menjadi setiap hari seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap nantinya Fly Jaya dapat melayani penerbangan setiap hari. Bahkan jika memungkinkan, membuka rute-rute baru seperti Ketapang–Yogyakarta maupun Ketapang–Semarang,” katanya.
Menurut Syamsul, semakin terbukanya akses transportasi udara akan menjadi faktor pendukung dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, menarik minat investasi, serta meningkatkan mobilitas masyarakat dari dan menuju Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, Komisaris Fly Jaya, Ady Iktimal Syihab, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat potensi besar pengembangan rute penerbangan dari Ketapang ke sejumlah kota lainnya, termasuk Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu tujuan pendidikan masyarakat Ketapang.
“Kami mendapatkan informasi bahwa cukup banyak masyarakat Ketapang yang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Karena itu, kebutuhan transportasi menuju kota tersebut cukup besar. Namun, tentu realisasi rute baru juga bergantung pada dukungan dan antusiasme masyarakat Ketapang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak maskapai akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan pasar serta tingkat keterisian penumpang sebagai dasar pengembangan rute-rute baru di masa mendatang.
Hal senada disampaikan Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto. Ia menegaskan bahwa kehadiran Fly Jaya tidak semata-mata untuk bersaing dengan maskapai lain, melainkan menjadi mitra pemerintah daerah dalam membuka akses penerbangan ke wilayah yang memiliki potensi besar namun masih terbatas layanan transportasi udaranya.
“Kami hadir bukan untuk berkompetisi dengan maskapai lain, melainkan untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menghidupkan dan mengembangkan rute-rute penerbangan baru yang memiliki potensi besar,” ujarnya.
Menurut Ary, pengembangan konektivitas udara merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pemerataan pembangunan dan membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang optimistis, peningkatan konektivitas udara akan menjadi salah satu penggerak penting dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, terbuka, dan kompetitif, sekaligus mendukung visi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan beroperasinya rute langsung Ketapang–Jakarta, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi yang lebih mudah dan efisien untuk menjangkau ibu kota. Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan ekonomi, pendidikan, dan sosial antara Kabupaten Ketapang dengan berbagai daerah lainnya di Indonesia.wd
