Skip to content
info ketapang

Terpercaya dan Terdepan

  • Home
  • Agama
  • Bisnis
  • Desa
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Iptek
  • Sosial Budaya
  • Medik.TV
  • Jadwal Cinepolis
  • Info Ketapang

Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla

Admin 25/09/2026

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X

Ketapang, InfoKetapangNews – Upaya memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Ketapang terus dilakukan melalui dialog dan kolaborasi lintas agama. Salah satunya melalui Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ketapang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ketapang, Rabu (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB tersebut digelar di Aula Kecamatan Delta Pawan dan diikuti sejumlah tokoh agama, tokoh adat, serta unsur masyarakat Kecamatan Delta Pawan.

Camat Delta Pawan membuka sekaligus menutup kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan sosialisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan keharmonisan masyarakat di wilayah Kecamatan Delta Pawan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ketapang, Remanus Romawi, S.E., M.A.P., mengatakan kondisi Kabupaten Ketapang hingga kini tetap kondusif meski masyarakatnya memiliki latar belakang agama, suku, adat, dan budaya yang beragam.

Menurut dia, keberagaman merupakan kenyataan sosial yang harus terus dirawat melalui komunikasi, toleransi, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Keberagaman yang kita miliki merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Komunikasi dan kerja sama menjadi kunci agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan kondusif,” ujar Remanus dalam arahannya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Ketapang, Drs. Heronimus Tanam, M.E., memberikan pemaparan mengenai tugas pokok dan fungsi FKUB serta dasar hukum pembentukan FKUB.

Pemaparan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai posisi FKUB sebagai wadah dialog dan komunikasi antarpemeluk agama dalam menjaga dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan

Materi berikutnya disampaikan M. Nashir Syam, M.Pd.I., dengan tema “Penguatan Ekoteologi sebagai Jembatan Kerukunan Umat Beragama.”

Dalam pemaparannya, Nashir menekankan bahwa persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tidak semata-mata merupakan persoalan ekologis. Persoalan tersebut juga dapat menjadi ruang bersama bagi seluruh umat beragama untuk membangun kepedulian dan kerja sama.

Baca juga  Pemdes Kalinilam Bersama Unsur Desa Salurkan Air Bersih, Hampir 100 KK Terbantu

Menurutnya, berbagai agama memiliki ajaran yang mendorong manusia untuk menjaga alam serta menghindari tindakan yang menyebabkan kerusakan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi salah satu titik temu dalam membangun kolaborasi lintas agama.

“Lingkungan adalah rumah bersama. Ketika hutan terbakar, asap tidak mengenal agama. Ketika udara tercemar, semua manusia menghirup udara yang sama. Karena itu, menjaga lingkungan semestinya menjadi gerakan bersama lintas agama,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengaitkan persoalan karhutla dengan pentingnya perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, membangun kesadaran ekologis tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan hukum dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan pendekatan moral, keagamaan, dan kultural.

Dorong FKUB hingga Tingkat Kecamatan

Sosialisasi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Para peserta aktif menyampaikan pengalaman, sumbang saran, serta berbagai masukan terkait kondisi kerukunan dan persoalan lingkungan di Kecamatan Delta Pawan.

Dalam dialog tersebut, salah satu rekomendasi yang mengemuka adalah perlunya pembentukan FKUB tingkat kecamatan sebagai wadah komunikasi dan koordinasi tokoh-tokoh lintas agama di tingkat lokal.

Peserta juga mendorong agar penguatan kerukunan umat beragama di Kecamatan Delta Pawan dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui dialog rutin, kerja sama sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta berbagai kegiatan bersama yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga harmoni kehidupan masyarakat Kabupaten Ketapang yang majemuk.

Di tengah tantangan sosial dan ekologis, kegiatan tersebut menegaskan bahwa kerukunan dapat diperkuat bukan hanya dengan memahami perbedaan, tetapi juga dengan menemukan persoalan bersama dan membangun kerja sama untuk mengatasinya.

Persoalan karhutla dan lingkungan menjadi salah satu ruang bersama yang dapat mempertemukan berbagai kelompok masyarakat untuk memperkuat persaudaraan kemanusiaan, kepedulian ekologis, serta kerukunan umat beragama di Kabupaten Ketapang.wd

Tags: FKUB Ketapang info ketapang kabar ketapang ketapang terkini

Post navigation

Previous Beda Warna Gelar Audisi Borneo Cultural Talent Festival 2026 di Ketapang, Hadirkan Lomba Mewarnai
Next PD-DMI Ketapang Masa Bakti 2026–2031 Siapkan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Umat

Medik.TV Ketapang

Advertorial

Slider Post

Lantik 115 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Ketapang : Jabatan Amanah Bukan Hak
PD-DMI Ketapang Masa Bakti 2026–2031 Siapkan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Umat
Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama 2026: Ekoteologi Jadi Jembatan Kerukunan di Tengah Ancaman Karhutla
Beda Warna Gelar Audisi Borneo Cultural Talent Festival 2026 di Ketapang, Hadirkan Lomba Mewarnai
Bupati Ketapang Dampingi Pangdam XII/Tanjungpura Tinjau Penanganan Karhutla di Desa Pelang
Ribuan Jemaah Padati Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan
Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Bupati Mohon Keselamatan Kabupaten Ketapang
Menhut Tinjau Karhutla Ketapang, Presiden Kucurkan Bantuan Rp20 Miliar
LPPTKA-BKPRMI Ketapang Wisuda 89 Santri TPA, TQA dan Tahfidz Al-Qur’an
Kolaborasi AKSI PEDULI KARHUTLA, Distribusikan Makanan dan Minuman Dingin ke Tim Manggala Agni dan TNI.
previous arrow
next arrow

Iklan Full

Office: Jl. Kolonel Sugiono Gg. Kenari No. 2 Delta Pawan Ketapang.

email: blueink@infoketapangnews.com

Subcribe Berita Infoketapang

Copyright © All rights reserved | DarkNews by AF themes.