Oplus_131072
Tanjungpura, InfoKetapangNews – Kolaborasi kemanusiaan kembali ditunjukkan sejumlah organisasi dalam aksi peduli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Ketapang.
Tim PASKAS BMI (Pasukan Amal Sholeh), BRIGADE MASJID BKPRMI, dan Bisa Sedekah INSAN QURANI menyalurkan makanan dan minuman kepada para petugas yang berjibaku menangani kebakaran di sepanjang jalan menuju Desa Tanjung Pura, Kabupaten Ketapang, Kamis (3/9/2026).
Aksi sosial tersebut menjadi bentuk dukungan dan kepedulian kepada para petugas pemadam kebakaran serta relawan yang terus berjuang memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.

Di tengah medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu, para petugas harus menghadapi kobaran api serta kepulan asap tebal. Kondisi tersebut tidak hanya menjadi tantangan bagi petugas di lapangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat.
Asap akibat karhutla diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, menjadi pihak yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kondisi kabut asap.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Ketapang, Edy Karnaen, yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan aksi peduli ini merupakan wujud nyata dari semangat berbuat amal saleh dan saling membantu, khususnya kepada para petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.
Menurutnya, dukungan berupa makanan dan minuman memang terlihat sederhana, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para petugas sekaligus memberikan semangat di tengah perjuangan memadamkan api.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan kita kepada para petugas pemadam kebakaran yang sedang berjuang di lapangan. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama berbuat amal saleh dengan membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Edy Karnaen.
Lebih lanjut Ia mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya petugas pemadam kebakaran, tetapi juga organisasi masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha hingga masyarakat umum memiliki peran dalam mendukung upaya penanggulangan bencana tersebut.
“Para petugas terus bekerja keras memadamkan api dan menghadapi berbagai risiko di lapangan. Dukungan makanan dan minuman ini kami harapkan dapat menambah semangat mereka untuk terus menjalankan tugas dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Edy juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunjukkan kepedulian melalui bantuan sosial, tetapi turut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.
Menurutnya, pencegahan merupakan langkah penting agar bencana karhutla tidak terus meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Melalui kolaborasi Tim PASKAS BMI, BRIGADE MASJID BKPRMI, dan Bisa Sedekah INSAN QURANI, aksi kemanusiaan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk terus menumbuhkan solidaritas dalam menghadapi bencana.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kata Edy, menjadi kekuatan penting dalam mendukung para petugas yang hingga kini terus berjuang di garis depan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.wd
