KETAPANG, Prokopim – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) Kabupaten Ketapang menggelar Wisuda Akbar Santri TPA/TQA/Tahfidzul Qur’an se-Kabupaten Ketapang Tahun 2026.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-49 BKPRMI tersebut berlangsung di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (6/9/2026).
Sebanyak 89 santri mengikuti prosesi wisuda yang terdiri atas tiga tingkatan. Rinciannya, 59 santri tingkat dasar atau Iqra’, 18 santri tingkat Khatamul Qur’an, serta 12 santri Tahfidz Al-Qur’an.

Wisuda Akbar Santri tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Ketapang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Mintaria, SH., MH., yang hadir mewakili Bupati Ketapang, unsur Forkopimda, Ketua DPD BKPRMI Ketapang Edy Karnaen Godang beserta jajaran pengurus, panitia pelaksana, para kepala TPQ, orang tua santri dan tamu undangan lainnya.
Mewakili Bupati Ketapang, Mintaria menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki keimanan, akhlak, ilmu pengetahuan dan karakter yang kuat.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang tentu akan terus mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda. Kami meyakini, pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diikuti dengan pembangunan manusia yang beriman, berakhlak, berilmu, dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia berharap kegiatan pembinaan dan pendidikan Al-Qur’an dapat terus melahirkan generasi muda Ketapang yang memiliki karakter Qur’ani serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap akan lahir generasi Ketapang yang Qur’ani, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” katanya.
Mintaria juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Wisuda Akbar Santri LPPTKA-BKPRMI sebagai penguat komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan keagamaan yang semakin baik di Kabupaten Ketapang.

“Mari kita jadikan momentum wisuda akbar ini sebagai penguat komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan keagamaan yang semakin baik di Kabupaten Ketapang,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Direktur LPPTKA-BKPRMI Ketapang, Rano Karno, S.Pd.I, mengatakan pelaksanaan Wisuda Akbar Santri Tahun 2026 merupakan puncak dari rangkaian proses pembinaan dan evaluasi yang telah berlangsung sejak 1 Agustus hingga 6 September 2026.
Rangkaian tersebut meliputi kegiatan Latihan Tahtimul Qur’an, Munaqosah hingga pelaksanaan puncak Wisuda Akbar Santri LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Ketapang.
“Kegiatan wisuda akbar santri ini telah kami mulai prosesnya sejak 1 Agustus sampai dengan 6 September 2026 melalui proses Latihan Tahtimul Qur’an, Munaqosah hingga kegiatan puncak Wisuda Akbar Santri LPPTKA-BKPRMI Tahun 2026,” ujarnya.
Rano Karno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), atas dukungan bantuan hibah kepada BKPRMI sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala TPQ dan orang tua santri yang telah memberikan kepercayaan kepada LPPTKA-BKPRMI Ketapang dalam membina dan mendampingi anak-anak mereka mengikuti rangkaian kegiatan wisuda.
Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan demi suksesnya kegiatan, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sejak awal persiapan hingga pelaksanaan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Kesra atas bantuan hibah kepada BKPRMI sehingga membantu kegiatan ini dapat terlaksana. Terima kasih juga kepada kepala TPQ, orang tua santri, para donatur serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Menurut Rano, keberhasilan pelaksanaan Wisuda Akbar Santri tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Ketapang.
Oleh karena itu, Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membaca, memahami, menghafal dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Di penghujung sambutannya, Rano Karno juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila terdapat kekurangan maupun ketidaknyamanan selama rangkaian pelaksanaan kegiatan.
Wisuda Akbar Santri LPPTKA-BKPRMI Ketapang Tahun 2026 menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an. Sejalan dengan peringatan Milad ke-49 BKPRMI, kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh peran organisasi dalam membina generasi muda yang beriman, berakhlak dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.wd
